Showing posts with label tumblr. Show all posts
Showing posts with label tumblr. Show all posts
Wednesday, January 16, 2013
Aku dan Masa Silamku
When I feel down, I read this over and over again. And every time I read this I feel 'something' in my heart that I can't explain in any words.
We all have secret. We all have something that we feel ashamed about our-self. Something about our-self that we afraid other people knew about it and they gonna talk about it.
I feel ashamed of myself for not being myself sometimes. For not being the way i want myself to be. Feel ashamed to my Greatest Creator. And let other think what they not supposedly think about me.
I hope people will understand me, I am human. Make mistake, fall in love with the wrong person, over thinking, over doing thing, over love someone, over love things and finally forget what I supposedly do. It hurt me people! it hurt me a lot. By admitting my mistake to all of you, by admitting that what I have done was totally wrong actually killed inside me. It hurt me a lot when they still talk about it, while I'm struggling my self to forgive myself and to improve myself.
this is where my heart speak louder http://bungateluki.tumblr.com/
Dan Mengapa
Dan mengapa harus hatinya yang berubah?
Mengapa tidak cinta dan rasa saya yang memudar?
Mengapa tidak cinta dan rasa saya yang memudar?
Mungkin kerana,
Saat istikarahnya,
Hatinya belum cenderung,
Sedang cintamu sudah memenuhi relung -relung hati.
Saat istikarahnya,
Hatinya belum cenderung,
Sedang cintamu sudah memenuhi relung -relung hati.
Lalu,
kerana itulah petunjuk datang dari arah berbeza
kerana itulah petunjuk datang dari arah berbeza
Wednesday, January 2, 2013
A late post
Hari pertama 2013
2012 telah berlalu. Tapi jujur saya akui, masih ada rasa yang tersisa. Belum mampu berlalu seiring berlalunya waktu. Belum punya kekuatan memadam apa yang berlaku tahun semalam.
Tahun 2013, hanya ada doa. Dan janji yang perlu di tunaikan. Tidak ada azam. Ingin menyempurkan azam yang tersisa pada tahun-tahun sebelumnya. Sangat tidak mahu dibebani dengan azam yang baru.
Semoga Allah ampuni saya, ibu bapa saya, rakan-rakan saya, guru-guru saya, ketua-ketua saya, jiran-jiran saya, dan orang -orang yang berbuat kebaikan kepada saya.
#this entry should be posted yesterday, but due to some reason i just post it today.
Friday, December 21, 2012
Daun
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya
jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup
harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti,
pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.
Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak
masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia
jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi
entah kemana.
Subscribe to:
Comments (Atom)
