Showing posts with label Magazines and Blog. Show all posts
Showing posts with label Magazines and Blog. Show all posts

Friday, December 21, 2012

Daun

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.
 

Wednesday, May 16, 2012

Writing

I often cry when I write…afterward too. It’s not easy to admit, confront, confess what I do. Perhaps someone who’s been a stripper will understand me. You stand on a lighted stage and drop your clothes. You’re naked. A portion of your audience applauds you because they like what they see; because you entertain them; because you’re beautiful, brave. Another portion seeks out your faults; they find fault with the very thing you do. People judge you.

A long time ago, a writing mentor told me my responsibility as a writer was to say what no one else would. I wasn’t supposed to write clean or polite or safe. I was supposed to get dirty, take chances, write dangerously. In graduate school another mentor asked, ‘If it doesn’t hurt, why are you writing it?’
In other words, writing feels painful sometimes
Alana Noel Voth (via poorlywrittenhistory

Friday, May 11, 2012

Menulis yang menjadi tulisan

Sejak kebelakangan nie macam terasa susah sangat nak menulis. Bukannya tak ada idea nak meulis but i think there's to much to think so finally it end up in my head only hahahaha.

To much to say about, to much to think to about and finally it end up with nothing! Nothing! urrrggggh!

Diari pun saya dah tak tulis, email pun saya dah rasa malas nak balas. Keyboard nie absorb idea saya ke?

Tapi apa-apa pun saya tak berhenti membaca. Reading other blogger, get new idea, knowledge. So saya nak bagi a few link yang memang kerap kali saya kunjungi. Boleh kata dalam seminggu tu memang saya akan baca blog dia nie.

1)  http://saifulislam.com/

Penulis Buku Aku Terima Nikahnya



2) http://zahiriladzim.blogspot.com/

Dia adalah suami kepada Shera Ayob. Pelakon utama kepada drama JUVANA tv 3.




Friday, September 11, 2009

untuk Bintang ku

Ya Rabb,...
Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat

Ya Rabb,...
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya...

Allah yang Maha Kuasa,
Maha melihat masa depan,
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Allah,...
Jika mendambanya adalah kesalahan
dan merindunya adalah kekeliruan

Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu...

Jika kesempurnaannya bukan untukku...
Tolong bawa jauh dari relung hati...

Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya...
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia


Ya Allah,...
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan

Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku...
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu............

Smoga kau redhai kami untuk bersatu
Mengarungi sisa umur...
Menapaki jalan kearah Mu...
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami...

Tolong beri kesabaran yang penuh...
dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan...

Amien......



Doa ini untuk Bintangku ,
seseorang yang aku
Cintai Yang Hanya Ada dalam hatiku,
Semoga Allah slalu membimbing & membahagiakan mu... Amien

Terhadap nya

Tapi,
alangkah indahnya memiliki & dimiliki oleh
seseorang yg kita rela menemani kita, 
memberi kecupan ringan di kening kita… 
Memeluk kita saat hati kita gundah gulana, 
walau mereka sebenarnya tidak mengerti benar apa yg saat itu kita rasakan dlm dada, 
menangis bersama kita saat ia melihat air mata membasahi pipi kita, 
atau sekedar tatapan mesra
yg kita suka & kita nyaman t`hadapnya.
Kadang, 
bahkan tak jarang mereka lupa atas janji mereka t`hadap kita, 
lupa atas moment-moment yg berharga dalam kebersamaan kita dengannya…
Tapi entah mengapa ratapan & mimik anehnya slalu mampu membuat kita luruh di dalamnya, 
atau terbata-batanya kalimat & tingkah kikuk yg ia tunjukkan saat merasa bersalah… 
Semua karna kita tahu ia menyayangi kita…
Namun terutama karna kita 
 mengasihi, menyayangi & mencintai mereka dgn segenap indera & hati kita.
 
 

Monday, August 10, 2009

Kuasa CINTA

“seseorang yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang, maka dia akan rela berkorban apapun untuk yang dicintanya, karena kekuatan cinta sangat dahsyat yang mampu menerjang pagar-pagar kokoh yang menghadangnya”


Cinta dan kasih sayang adalah karunia indah yang diberikan allah kepada setiap makhluknya, berkat curahan cinta seseorang rela berkorban melakukan manfaat apapun untuk yang dicintainya meskipun itu sangat berat dan banyak onak dan duri. Seseorang yang benar-benar cinta pada tubuhnya maka ia akan rela meninggalkan rokoknya, seseorang yang cinta pada orang tuanya maka ia akan manfaatkan dengan baik uang yang diamanahkan padanya, cinta pada ilmu maka ia akan belajar dengan sungguh-sungguh. Begitulah the power of love yang seharusnya kita pahami dan ditanamkan pada diri kita, sehingga dapat dibayangkan betapa manisnya menapaki kehidupan dengan pengorbanan cinta. menuntut ilmu dengan cinta, membelanjakan uang dari orang tua dengan cinta, dan menjaga tubuh dari bahayanya asap nikotin karena cinta.


Cinta kepada allah-lah merupakan cinta tertinggi dari sekian banyak cabang cinta yang ada didunia ini. yang dapat menyingkirkan dan mengalahkan cinta-cinta yang lain. Kecintaan yang tiada lawan bandingnya.


Seorang sufi wanita dari Basrah yaitu Rabi’ah Al- Adawiyah pernah berkata ketika beliau berziarah ke makam Rasulullah Saw. : “Maafkan aku ya Rasul, bukan aku tidak mencintaimu, akan tetapi hatiku telah tertutup untuk cinta yang lain, karena telah penuh cintaku kepada Allah Swt”.


Begitulah the power of love seorang Rabiah Al-Adawiyah kepada allah yang kekuatanya mampu mengalahkan cinta-cinta lain, kecintaaan yang paling tertinggi kepada sang maha pemilik cinta. akan tetapi bukan berarti tidak dibenarkan cinta pada yang lain. Karena cinta kepada rasul, cinta kepada istri, cinta kepada hewan, cinta kepada harta, cinta kepada teman-teman adalah merupakan suatu bentuk cinta kepada allah. Dan dia adalah tempat berpusatnya cinta. (Center of the love)


Sewaktu masih kecil Husain cucu Rasulullah Saw. bertaya kepada ayahnya, Sayidina Ali ra: “Apakah ayah mencintai Allah?” Ali ra menjawab, “Ya”. Lalu Husain bertanya lagi: “Apakah ayah mencintai kakek dari Ibu?” Ali ra kembali menjawab, “Ya”. Husain bertanya lagi: “Apakah ayah mencintai Ibuku?” Lagi-lagi Ali menjawab,”Ya”. Husain kecil kembali bertanya: “Apakah ayah mencintaiku?” Ali menjawab, “Ya”. Terakhir Si Husain yang masih polos itu bertanya, “Ayahku, bagaimana engkau menyatukan begitu banyak cinta di hatimu?” Kemudian Sayidina Ali menjelaskan: “Anakku, pertanyaanmu sungguh hebat! Cintaku pada kekek dari ibumu (Nabi Saw.), ibumu (Fatimah ra) dan kepada kamu sendiri adalah kerena cinta kepada Allah”. Karena sesungguhnya semua cinta itu adalah cabang-cabang cinta kepada Allah Swt. Setelah mendengar jawaban dari ayahnya itu Husain jadi tersenyum mengerti.


Kecintaan seseorang kepada keluarga, harta, kedudukan adalah suatu yang lumrah, siapapun akan berkorban untuk menjaga keluarganya, hartanya, dan kedudukanya dikarenakan besarnya rasa cinta. akan tetapi waspadalah akan kecintaan terhadap mereka, jangan sampai menjauhkan atau bahkan sampai melupakan cintanya kepada allah sang pemilik cinta yang hakiki. Kecintaan yang harus lebih diunggulkan dari pada cinta yang lain, dan ini adalah merupakan tolak ukur mengenai keimanan seseorang. Nabi Saw pernah bersabda;


“Belum sempurna imam seseorang itu hingga ia Mencintai Allah dan Rasulnya melebihi cintanya dari pada yang lain”.


Seseorang yang mencintai allah maka dia juga akan mencintai makhluk yang lain, karena cinta kepada allah tidak akan membuat seseorang merusak cintanya kepada yang lain justru malah sebaliknya akan sangat mencintainya karena allah. Akan tetapi cinta yang berlebihan kepada makhluk bisa jadi melupakan akan cinta kepada allah.


Jadi teringat sepenggal nasehat Aa Gym dalam ceramahnya, “hati-hati jika mencintai makhluk, jangan sampai karena hadirnya makhluk cintamu kepada Sang pencipta makhluk menjadi berkurang, karena suatu saat nanti makhluk yang kamu cintai itu bisa saja diambil dari sisi kamu”


Teman pembaca sekalian, jadi mari, dan silahkanlah bercinta dan mencintai, cinta yang segalanya hanya karena sang pemilik cinta. Cinta yang bernilai ibadah jika disandarkan karena cinta kepadanya. Dan dia adalah cinta yang lebih berharga dari pada dunia beserta isinya.


“Ya Allah karuniakanlah kepada kami kecintaan kepada-Mu, kecintaan kepada orang yang mencintai-Mu dan kecintaan apa saja yang mendekatkan diri kami pada kecintaan-Mu. Jadikanlah dzat-Mu lebih kami cintai dari pada air yang dingin bagi orang yang dahaga.” Wallahu a’lam.

CINTA

CINTA adalah KEKUATAN yang mampu

mengubah duri jadi mawar,

mengubah cuka jadi anggur,

mengubah malang jadi untung,

mengubah sedih jadi riang,

mengubah setan jadi nabi,

mengubah iblis jadi malaikat,

mengubah sakit jadi sehat,

mengubah kikir jadi dermawan,

mengubah kandang jadi taman,

mengubah penjara jadi istana,

mengubah amarah jadi ramah,

mengubah musibah jadi muhibbah,

itulah CINTA !!!

Sekalipun CINTA telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar.

Namun jika CINTA kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri.

Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang.

Namun tanpa lidah,

CINTA ternyata lebih terang

Sementara pena begitu tergesa gesa menuliskannya

Kata kata pecah berkeping keeping begitu sampai kepada CINTA

Dalam menguraikan CINTA, akal terbaring tak berdaya

Bagaikan keldai terbaring dalam Lumpur

CINTA sendirilah yang menerangkan CINTA dan perCINTAan

Wednesday, July 29, 2009

Jika...

Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terlekat di mata kail,
hendaklah kamu mengambil ikan itu....
Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia
semula ke dalam air begitu saja....
Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya
ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.


Begitulah juga ........

Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN
kepada seseorang...
Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu
dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu. ...

Jika kamu menadah air biarlah berpada,
jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar KEPERLUANmu. ..
Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menampalnya semula.... Akhirnya ia dibuang....

Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu ISTIMEWA....
Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. ...
akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.

Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi...
yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelazatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan MENYESAL.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan.....yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu.MENYAYANGIMU. .. MENGASIHIMU. ..
Mengapa kamu berlengah, cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain.
Terlalu mengejar KESEMPURNAAN.
Kelak, kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain.. Kamu juga yang akan MENYESAL....

Wednesday, June 24, 2009

SIGNs

Actually i got this from one of my friends blog.. nice article from her

Based on my observations, and fair share of experiences, the one main problem why relationships don't work is because both parties have different wants and needs. So that is why I decide to place this important sign first, before you excitedly make a decision whether or not he's the right man for you. The first, most
vital sign is - He shares the same common ground as you do. Having the same interests is always a bonus. But Ladies, it is very very important that you both want the same things. The same things doesn't mean that you both have to enjoy the same food, the same sense of style, the same sleeping positions, the same favorite color, or the same favorite music, etc. What I mean is, there are more than the littlest share of common grounds to think of. Knowing if he's the right man is to know what he wants in his life and in this case, your relationship. If he wants a serious relationship, and talks about having a family with you, while you only want a simple spontaneous type of relationship - that is a red flag sign. Do you ever wonder why couples who share the same interests and have the best chemistry suddenly broke up with no obvious reason? Well, let's just say it's better to have different interests at times - variety can gain you knowledge and it's easily accepted and tolerable - rather than having to tolerate something big and life-changing that you don't want, but you force yourself to in order to keep him.

Secondly, he still makes the effort to make things better for the both of you. When it comes to a lifetime partnership, there are highs and lows of it. It's a tragic, yet ironically beautiful truth. It's great when you both have the best times together, you feel like you would want to marry him and have the best days together forever. But do you even consider the opposite? When you had a huge fight with him, how did he react? Was he trying to make things better, or did he simply walk away and hope that the problem gradually fades away with time until he comes back to you? Even if you haven't experienced a huge fight with him yet, I assure you, there will be a time when you have your downfalls. And when you do, look and feel the signs. If he's the right man for you to continue your relationship with, he listens to you. No matter how insensitive a man can be, he will try to understand by listening to you and try to figure out what are you trying to tell him. Whether it's good or bad, he respects you and your judgements. And when he thinks you are wrong, he will tell you soon enough, with a good explanation to it. His efforts count a lot. It's easy to feel like he's perfect when you both are problem-free, but what makes him right for you is how he overcomes and handle the problems in order to stand up from the fall, - in order to get back to that once beautiful state of relationship you were both in. And make you happy.

Trust. Sheesh. Trust is a big word for me. A big, dangerous word. But, like it or not, you know he's the right one for you when he trusts you. Trust doesn't always just mean that he believes that you will not cheat on him or will responsibly use his cheque book for a good cause. The most fragile type of trust from a man, (which I have a huge humongous fear of) is when he trusts you not solely with his mind and judgements, but also his heart. You know a man is serious about you when he tells you secrets about his past, about his downfalls, about his weaknesses. Because generally, men don't share stories as much as women do. They prefer to keep things to themselves. But once he does, this is a sign that he is willing to open up to you at his most fragile, most sensitive, most 'un-manly' state, setting aside his ego for once, just to let you know who he really is, or was, so that you can accept him or at least make the right decision whether or not not to, for your own good. And especially coming from someone who is cold, reserved and down right secretive...

*deep, careful breath*.

...Trust. Big, BIG word.

Another sign is, - He introduces you to his world. You know when they say when he decides to bring you back to his hometown, you know you're heading for a huge step - meeting his parents, or family. And when he does, you know he's serious. A man will never bring any kind of woman to meet his Mom. So if you're looking for a lifetime partner, when this sign occurs to you, then he is the right guy for you. But putting aside his family, maybe it's too soon for him to bring you to them, but does he take you to places where he loves spending time at? Or did he introduce you to his best friends? Or even better, does he trust you in bringing you along when he hangs out with them most of the time? Did he bring you or proposed on bringing you to the upcoming Metallica concert which happens to be his favorite band? And of course, does he make an effort to bring you to the mall just because he knows how you love to shop? Does he make an effort to join in or at least get to know your best friends? You know he's that right when he trusts you to step into his world, and is aware of the things and people that matter to you and try to be part of it as well.

Men, are independent and selfish creatures. They only let things get in their way and are willing to lose something when that something is worth it. Worth it, meaning really REALLY worth it. Hence, if he's serious about you, - He is willing to sacrifice for you. Let's recall the times you spend with him. Are they mostly done when he's taking the day off? Or are they done when he's working (or studying) but he still wants to spend time with you even though he has too many work and assignments to catch up? Sacrifice can be a lot of things - be it money, his time, his judgements, his planning, his principles, his rules, etc. When he is able and willing to sacrifice those things for you, you know he is not only serious about you, but is ready to powerfully commit a relationship with you, who, to him happens to be someone that is worth it.

Of course, after considering the signs and facts whether or not he's the right one for you, you can never be too confident to convince yourself that he is - even if he passed every single signs above. Because sure, he trusts you, he makes the effort, you even hang out with all of his friends, even with his frickin' family for all I know, and yeah you are positively certain that he is totally ready to commit himself to you. But are you ready to commit with him? So the last (but obviously not the least) sign if he's Mr. Right is - He still gives you that feeling. Remember the first time the both of you had dinner and having the greatest time together way back when? Do you feel the same sense of belonging and happiness that you had back then when you're with him now? Can you be yourself whenever he's around? If you still can and the feelings are getting deeper, then yes, he IS your Mr. Right. Congratulations to you. But if the feelings aren't there anymore, albeit everything he's done for you, I believe the both of you deserve someone else other than each other. Because meeting Mr. Right is not just about knowing and appreciating what he's done for you and your relationship physically, but also about whether or not he can keep your feelings for him alive that you don't feel the need to be with him because you are bounded to. It's better to get out of the relationship, than feeling sorry in the end.

Huh!

And there you have it. I guess I made my points clear enough. So, is he the right guy for you?

If he is, all I can say is - Cherish him. Appreciate him for being who he is, for making you be able and have the chance to feel...to be who you really are, and for always believing in you and your relationship. You will never know how he really feels deep down or what he really thinks, and what is going to happen. But just knowing how special you are to him, and how right he is for you...that's enough reason for you to honor him, to not take him for granted. And to honestly, love him.

To love him...???

To,

Love.

Him.

.......

...Is this how it feels like?

Ahem.

Anyway. I hope you guys enjoy my not-so-formal yet true from the heart and mind articles. Let me know what you think, and feel free to leave in comments and suggestions. They are much appreciated. I'm not a licensed journalist or happen to be a relationship expert or something, but I believe in what I see, and what I've learned. I wish to share a whole lot of my views in the future, and thanks for reading.