Tuesday, October 27, 2009

Ya Rabbi

Rabbi
Jika cintaku Kau ciptakan untuk dia
Tabahkan hatinya
Teguhkan imannya
Sucikan cintanya
Lembutkan rindunya



Rabbi.....
Jika hatiku Kau ciptakan untuk dia
Penuhi hatinya dengan Kasih-MU
Terangi langkahnya dengan Nur-MU
Bisikkan kedamaian dalam kegalauan
Temani dia dalam kesepian



Rabbi...
kutitipkan cintaku pada-MU untuknya
Resapkan rinduku pada rindunya
Mekarkan cintaku bersama cintanya
Satukan hidupku dan hidupnya
dalam cinta-MU
Sebab, sungguh aku mencintainya karena-MU...

Wednesday, October 21, 2009

Girl < Woman.

Girl < Woman.

Girls want to control the man in their life.
Grown women know that if he’s truly hers, he doesn’t need controlling.

Girls check you for not calling them.
Grown women are too busy to realize you hadn’t.

Girls are afraid to be alone.
Grown women revel in it-using it as a time for personal growth.

Girls ignore the good guys.
Grown women ignore the bad guys.

Girls make you come home.
Grown women make you want to come home.

Girls leave their schedule wide-open and wait for a guy to call and make plans.
Grown women make their own plans and nicely tell the guy to get in where he fits.

Girls worry about not being pretty and/or good enough for their man.
Grown women know that they are pretty and/or good enough for any man.

Girls try to monopolize all their man’s time (i.e., don’t want him hanging with his friends).
Grown women realize that a lil’ bit of space makes the ‘together time’ even more special-and goes to kick it with her own friends.

Girls think a guy crying is weak.
Grown women offer their shoulder and a tissue.

Girls want to be spoiled and ‘tell’ their man so.
Grown women ‘show’ him and make him comfortable enough to reciprocate without fear of losing his ‘manhood’.

Girls get hurt by one man and make all men pay for it.
Grown women know that was just one man.

Girls fall in love and chase aimlessly after the object of their affection, ignoring all ‘signs’.
Grown women know that sometimes the one you love, don’t always love you back-and move on, without bitterness.

Girls will read this and get an attitude.
Grown women will read this and pass it on to other Grown women & their male friends

Monday, October 19, 2009

Perempuan Bekalong Sorban





Ada tiada rasa dalam jiwa
Rindu akan memanggil-Mu
Karna setiap jiwa t'lah bersumpah
Setia hanyalah kepada-Mu

Bila cinta ada di dalam jiwa
Wangi bunga dunia tanpa nestapa
Segala yang dirasa hanyalah Dia
Hati 'kan memuja hanya pada-Nya

Ketika cinta memanggil
Gemetar tubuhku
Ketika cinta memanggil
Hangatnya nafasku
Ketika cinta memanggil
Menderu sang rindu
Ketika cinta memanggil

Rindu... rindu... rindu qalbu
Memanggil-manggil nama-Mu
Seperti terbang di langit-Mu
Tenggelam di lautan cinta-Mu

Bertabur qalbu yang rindu
Melebur menjadi satu
Bagai menari diiringi pelangi
Ketika cinta memanggil

Cerita dari seberang. i will give 10 stars to this movie.
Hawa kadang-kadang d pandang remeh oleh kaum Adam. Kata-kata dari Hawa di perlekehkan oleh kaum Adam.
Lalu di mana adilnya dan istimewanya kedudukan Hawa dimata Adam?
Sedangkan Allah sendiri meletakkan
Hawa adalah yang istimewa.
Sangat istimewa.
Dari bermulanya pembahagian harta,
dalam layanan sebagai anak dan isteri seterusnya ibu.
Hawa adalah istimewa.
Dan tanggungjawab menjaganya terletak kemas di bahu kaum Adam.
Hawa mampu berubah keadaan walau dalam
kelembutannya.

Tiap kali Hawa di sakiti oleh kaum Adam lalu ia tetap bangkit,
bangkit untuk mempertahankan dirinya
bangkit mempertahankan keluarga
dan maruah dirinya.

Kenapa harus Hawa di lakukan sedemikian?
Sedangkan kami,
kaum Hawa di ciptakan dari tulang rusuk kamu
kaum Adam.
Yang di ambil terlalu dekat dengan HATI
supaya kami turut dekat di hati kamu
jauh dari tangan dan kaki mu
supaya kami jauh dari
tamparan dan tendangan mu.
Jauh dari mulutmu untuk di hina dan di maki.

Hawa di cipatakan untuk bersama Adam.
Bagi menyempurnakan hidup nya kaum Adam.


"Aku perempuan yang boleh hidup tanpa lelaki
tetapi
bukan bermakna aku tidak memerlukan lelaki
untuk aku kasihi dan sayangi."